Posisi duduk yang salah bisa mengakibatkan masalah postur tubuh yang akan berdampak terhadap kesehatan secara menyeluruh. Ketahui cara duduk yang sehat agar tak menimbulkan penyakit."Duduk untuk jangka waktu yang lama dan dilakukan tahun demi tahun bisa membuat sirkulasi menurun, metabolisme melambat, ketidakseimbangan kadar gula darah dan menimbulkan tekanan pada otot keseimbangan postural," ujar Dr Helen Lee, DC seorang praktisi dan pendiri Touch of Life Chiropractic di Hoffman Estates, Illinois, seperti dikutip dari Sheknows, Jumat (22/10/2010).
Dr Lee menuturkan tak heran jika orang yang terlalu banyak duduk bisa menyebabkan penambahan berat badan dan juga status kesehatan yang buruk. Untuk itu seseorang perlu mengetahui dan memperbaiki postur tubuhnya.
Berikut ini tips mengenai postur duduk yang sehat, yaitu:
1. Memberikan support (bantalan) pada pinggang
Kursi yang digunakan harus dapat membantu atau tidak membuat orang sakit saat mencoba untuk duduk dengan sehat. Dr Lee menyarankan untuk duduk di kursi dengan memberikan support atau penyokong pada pinggang. Misalnya dengan meletakkan bantal kecil di pinggang, pantat dan duduk setengah bersandar.
2. Mengembangkan postur duduk yang sehat
Kursi yang terbaik pun tidak akan memperbaiki postur tubuh jika seseorang cenderung bungkuk, membungkuk pada keyboard atau menyilangkan kaki saat duduk.
Untuk itu cobalah melakukan hal-hal berikut saat duduk, yaitu:
- Letakkan kedua kaki mendatar di lantai dengan posisi lutut sedikit lebih tinggi dari pinggul.
- Letakkan siku pada posisi nyaman di samping atau istirahatkan lengan pada sandaran yang memungkinkan bahu untuk menjadi rileks.
- Usahakan bahu sejajar atau tidak bergerak ke depan.
- Kepala memandang lurus ke depan dan dagu agak miring ke bawah.
- Fokus pada perut atau bernapas dengan perut sepanjang hari untuk meningkatkan oksigen dan tubuh tetap santai.
3. Menjaga tubuh tetap hidrasi
Dehidrasi bisa membuat seseorang menjadi lelah dan cenderung akan duduk dengan posisi lebih merosot. Untuk itu tetaplah menjaga tubuh terhidrasi dengan baik sepanjang hari.
4. Bangun dan bergerak
Bergeraklah secara teratur atau bangun setiap 15-30 menit sekali untuk meregangkan otot, bergerak dan bernapas. Jika memungkinkan cobalah berjalan-jalan sejenak. Kondisi ini akan meningkatkan sirkulasi atau energi serta menghindarkan orang terlalu banyak ngemil di meja.
5. Periksa kondisi tempat tidur
Seseorang bisa menghabiskan waktu 5-8 jam di tempat tidur dalam sehari, sehingga tempat tidur juga memiliki dampak yang signifikan terhadap postur tubuh. Untuk itu pastikan tempat tidur memiliki dukungan yang baik bagi tubuh dan mengganti letak tubuh setiap beberapa bulan untuk mencegah lekukan tubuh di kasur yang bisa membuat badan sakit.
Risiko Olahraga di Kota yang Penuh Polusi - Kota besar selalu identik dengan polusi udara yang tinggi baik dari kendaraan atau industri. Olahraga di tengah kota yang memiliki polusi udara ada efek negatifnya. Karena itu siasati waktunya, agar olahraganya tak sia-sia.
Penyakit dan Olahraga yang Cocok - Saat tubuh sedang sakit, seringkali orang tidak mau melakukan olahraga. Padahal beberapa olahraga tertentu bisa membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Buat orang Indonesia dan Asia umumnya, permainan bulutangkis alias badminton sudah menjadi olahraga yang merakyat. Ternyata dari hasil penelitian, olahraga ini memang layak dimainkan dan lebih unggul ketimbang tenis.
Olahraga yang Cocok di Pagi Hari - Kebanyakan orang merasa sedikit pusing, lambat dan badan kaku ketika bangun di pagi hari. Dengan olahraga pagi bukan hanya menghilangkan keluhan tersebut, tetapi juga meningkatkan semangat dan energi.
Hal Mempengaruhi Naiknya Asam Lambung - Beberapa faktor bisa meningkatkan risiko terjadinya refluks, yakni naiknya asam lambung dari perut menuju kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri seperti terbakar di sekitar dada, tenggorokan dan kerongkongan.